Akidah Menurut Ajaran Nabi

Ikon

Oleh: Hasan Husen Assagaf

Hari Hisab

الدرس الثالث عشر

في بقية أحوال ما بعد الموت

الحساب

الحساب هو توقيف الله الناس على أعمال خيرا كانت أو شرا ، قولا كانت أو فعلا تفصيلا بعد أخذهم كتبهم ، قال الله تعالى { إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ  ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ }

الوزن و الميزان

الوزن حق يجب الايمان به و هو وزن أفعال العباد و الميزان هو على هيئة الميزان المعروف ، له قبضة  وعمود و كفتان ، كل واحدة منهما أوسع من طبقات السموات و الأرض و جبريل أخذ بعموده ناظر الى لسانه و ميكائيل أمين عليه و محله بعد الحساب ، قال الله تعالى { فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ * فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ * وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ * فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ * وَمَآ أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ * نَارٌ حَامِيَةٌ }

PELAJARAN KETIGABELAS: HAL IHWAL SETELAH KEMATIAN (LANJUTAN)

SYARAH

HARI HISAB (HARI PERHITUNGAN)

Yaum al-Hisab artinya hari perhitungan amal baik dan amal buruknya manusia. Setelah berada di padang Mahsyar selanjutnya semua manuisa satu persatu akan dihisab. Sebelum dihisab, mereka diberitahu tentang amal perbuatan yang telah mereka kerjakan meskipun mereka telah lupa apa yang mereka kerjakan. Mereka akan dihisab dengan perbuatan yang mereka lakukan, dari yang besar sampai yang sekecil kecilnya. Semua anggota tubuh manusia menjadi saksi. Tangan menjadi saksi, kaki menjadi saksi, semua aggota tubuh menjadi saksi. Amal manusia didunia telah dicatat oleh Malaikat, tanpa ada kekliruan sedikitpun.

إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ  ﴿٢٥﴾ ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ ﴿٢٦﴾ – الغاشية

”Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.” – al-Ghasyiyah, 25-26

Manusia akan menerima al-kitab atau buku catatan amal yang telah dilakukan ketika di dunia. Amal-amal tersebut kemudian ditimbang di atas mizan atau neraca. Barang siapa yang berat amal kebaikannya akan dimasukkan ke surga dan yang ringan kebaikannya akan dimasukkan ke neraka. Apabila al-kitab itu penuh dengan catatan amal kebaikkan selama di dunia maka akan diterima oleh tangan kanan, sebaliknya bila al-kitab itu penuh dengan catatan amal kejahatan, maka akan diterima oleh tangan kiri. Sesuai dengan Firman Allah:

وَوُضِعَ الْكِتَابُ فَتَرَى الْمُجْرِمِيْنَ مُشْفِقِيْنَ مِمَّا فِيْهِ وَيَقُوْلُوْنَ يَا وَيْلَتَنَا مَالِ هَذَا الْكِتَابِ لاَ يُغَادِرُ صَغِيْرَةً وَلاَ كَبِيْرَةً إِلاَّ أَحْصَاهَا وَوَجَدُوْا مَا عَمِلُوْا حَاضِرًا وَلاَ يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا – الكهف ﴿٤٩

“Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: ‘Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya.’ Dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Rabbmu tidak menganiaya seorang jua pun.” (QS. Al-Kahfi: 49)

فَأَمَّا مَنْ أُوْتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِيْنِهِ ﴿٧﴾ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيْرًا ﴿٨﴾ وَيَنْقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُوْرًا ﴿٩﴾ الانشقاق

“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.” (QS. Al-Insyiqaaq: 7-9)

وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ ﴿١٠﴾ فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُوْرًا ﴿١١﴾ الانشقاق

“Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia akan berteriak: “Celakalah aku.” (QS. Al-Insyiqaaq: 10)

وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُوْلُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوْتَ كِتَابِيَهْ ﴿٢٥﴾ وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ ﴿٢٦﴾ يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ ﴿٢٧﴾ مَا أَغْنَى عَنِّي مَالِيَهْ ﴿٢٨﴾ هَلَكَ عَنِّي سُلْطَانِيَهْ ﴿٢٩﴾ الحاقة

“Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang pula kekuasaanku daripadaku.” (QS. Al-Haqqoh: 25-29)

Hari Hisab adalah hari yang benar dan hak wajib diimani oleh setiap muslim dengan keimanan yang benar. Karena merupakan cabang dari rukun iman, yaitu beriiman kepada hari ahkirat.

Iklan

Filed under: Uncategorized

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

att00132
Akidah Menurut Ajaran Nabi

Hb Umar dan Penyusun

Toko Dubai.. menjual bermacam macam Abaya, Kerudung dan gamis asli dari Timur Tengah. Alamat paling gampang jalan Raya Condet no.4,,, alamat Maps google “Toko Dubai”

Pengunjung

  • 1,539,887 hits
%d blogger menyukai ini: